Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Shivering Pasca Operasi Di Ruang Operasi

Factors Associated with the Occurrence of Postoperative Shivering in the Operating Room

Authors

  • Kadek Ary Dwipayana Universitas Triatma Mulya
  • Gede Arya Bagus Arisudhana Universitas Triatma Mulya
  • I Ketut Sudiarta Universitas Triatma Mulya

DOI:

https://doi.org/10.55887/jaki.v2i1.67

Keywords:

Komplikasi, Perioperatif, Shivering

Abstract

Latar Belakang: pembedahana merupakan salah satu tatalaksana pengobatan kuratif melalui proses interprofesi. Pembedahan memiliki komplikasi yang mungkin terjadi diantaranya shivering.  Kondisi ini dapat terjadi karena beberapa faktor pendukung. Kondisi shivering ini sering terjadi pasca pembedahan dilakukan. Beberapa faktor penyebab perlu dilakukan pengkajian lebih jauh sehingga dapat dilakukan pencegahan pada kondisi yang lebih buruk. Tujuan: penelitian ini memilki tujuan utama untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan shivering pada pasien post operasi menggunakan teknik spinal anestesi. Metode: Penelitian merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 67 pasien post operasi, diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji multivariat regresi linier ganda. Hasil: Uji terhadap variabel independen menunjukkan korelasi antara variabel usia dengan kejadian shivering (nilai p = 0,004), indeks masa tubuh berkorelasi dengan kejadian shivering (nilai p = 0,005), variabel lama operasi memiliki korelasi dengan kejadian shivering (nilai p = 0,000). Kesimpulan: Tatalaksana bedah merupakan intervensi yang kompleks melibatkan interprofesi, sehingga pemantauan terhadap kondisi pasien demi keselamatan menjadi penting, terutama ketika pasien mengalami kondisi hipotermi dan shivering. Berdasarkan temuan penelitian terdapat beberapa faktor seperti usia, indeks massa tubuh dan lama operasi yang berkorelasi dengan shivering pada pasien pasca operasi.

References

Ayu, D. M. (2022). Hubungan Ketinggian Blok Spinal Anestesi Dengan Kejadian Shivering Intra Operatif Di RSD Mangusada. Institut Teknologi Dan Kesehatan Bali.

Aziz, A. S., Susanto, A., & Budi, M. (2024). Hubungan Lama Operasi Dengan Kejadian Shivering Pasca Anestesi Spinal Di Rsud Brebes. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 3(2), 180–188.

Chaidir, R., Rustam, J., & Andriani, A. (2023). Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Hipotermia Pada Pasien Post Operasi Di Ruang Recovery Room. Jurnal of Midwefiry and Healthcare Sciences, 1(1), 1–7.

Febriyanti, N. K. (2020). Hubungan Jenis Pembedahan Dengan Shivering Intra Operasi Pada Pasien Spinal Anestesi Di Ruang Operasi RSAD TK. II Udayana. ITEKES Bali.

Gunanto, A., Yudono, D. T., & Adriani, P. (2022). Hubungan Lama Operasi dengan Kejadian Post Anesthetic Shivering(PAS) pada Pasien Pasca SpinalAnestesi Di RSUDHj. Anna Lasmanah Banjarnegara. Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Purwokerto: Universitas Harapan Bangsa.

Harnita, Yudono, D. T., & Wibowo, T. H. (2022). Hubungan Lama Operasi dengan Terjadinya Shivering pada Pasien Post Spinal Anestesi di Ruang Pemulihan Rumah Sakit Emanuel Klampok Harnita1,. Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 206–211. Purwokerto: Universitas Harapan Bangsa.

Hati, A. A. P. D. (2021). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Post Anesthetic Shivering (PAS) Pada Pasien Dengan Spinal Anestesi di IBS RSUD Dr. Mohamad Soewandhie Surabaya (Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta). Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta. Retrieved from http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/9802/

Kasiyanto. (2022). Hubungan Lama Operasi Dengan Terjadinya Shivering Pada Pasien Dengan Anestesi Spinar Kamar Operasi RS PKU Muhammadiyah Sruweng. Uniersitas Muhammadiyah Gombong.

Mashitoh, D., Mendri, N. K., & Majid, A. (2018). Lama Operasi Dan Kejadian Shivering Pada Pasien Pasca Spinal Anestesi. Journal of Applied Nursing, 4(1), 14–20. https://doi.org/10.31290/jkt.v(4)i(1)y(2018)

Millizia, A., Sayuti, M., Nendes, T. P., & Rizaldy, M. B. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Postoperative Nausea And Vomiting Pada Pasien Anestesi Umum Di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara. AVERROUS: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 7(2), 13–23. https://doi.org/10.29103/averrous.v7i2.5391

Muhaji, & Nurkholifah, S. (2023). Hubungan Faktor Usia Terhadap Tingkat Kejadian Shivering Pada Pasien Pasca Spinal Anestesi Di Ibs Rs Pku Muhammadiyah Gamping. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(2), 2023. https://doi.org/10.32699/jik.v13i2.6597

Muzaki, M. I. (2022). Hubungan Usia Dengan Kejadian Shivering Pada Pasien Pasca Spinal Anestesi Di Recovery Room RSUD DR. Soedirman Kebumen. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Nafidah, D. (2022). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Shivering Pada Pasien Pasca Spinal Anestesi: Literature Review. Yogyakarta: Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Retrieved from https://digilib.unisayogya.ac.id/6327/1/NASKAH PUBLIKASI_ - Dzunnatun Nafidah.pdf

Pramono, A., & Desfitra, R. (2023). Hubungan Umur Dengan Kejadian Menggigil Pasca Operasi. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 3(7), 657–662. https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i7.644

Pritasari, A. (2022). Hubungan Kejadian Shivering Dengan Peningkatan Intensitas Nyeri Pada Pasien Dengan Spinal Anestesi Di Ruang Pemulihan RSUD Kabupaten Buleleng. Institut Teknologi Dan Kesehatan Bali.

Putri, P. M. (2017). FAktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hipotermi Pasca General Anestesi Di Instalasi Bedah Sentral RSUD Kota Yogyakarta. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta.

Rahmanto, E. T., Novitasari, D., & Sukmaningtyas, W. (2024). Hubungan Lama Operasi Dengan Hipotermi Pada Pasien Pascaspinal Anestesi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(4), 1449–1458. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i4.2687

Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2018). Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddarth. Jakarta: EGC.

Susilowati, A., Hendarsih, S., & Donsu, J. D. T. (2017). The Correlation Of Body Mass Index With Shivering Of Spinal Anesthesic Patients In RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Yogyakarta: Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta. Retrieved from https://eprints.poltekkesjogja.ac.id/409/2/ISI NASKAH PUBLIKASI.pdf

Suwiknyo, M. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Shivering Pada Pasien Post Operasi Menggunakan Teknik Spinal Anestesi. Universitas Islam Sultan Agung.

Wicaksono, S. A. (2022). Hubungan Usia Terhadap Kejadian Post Anesthetic Shivering (PAS) Pada Pasien Dengan Spinal Anestesi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Widiyono, Suryani, & Setiyajati, A. (2020). Hubungan antara Usia dan Lama Operasi dengan Hipotermi pada Pasien Paska Anestesi Spinal di Instalasi Bedah Sentral. Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah, 3(1), 55–65. https://doi.org/10.32584/jikmb.v3i1.338

Yuda, E. K. (2021). Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Shivering Pada Pasien Spinal Anestesi Di Rumah Sakit Umum Daerah Genteng Banyuwangi. Institut Teknologi Dan Kesehatan Bali.

Downloads

Published

30-06-2025

How to Cite

Dwipayana, K. A., Arisudhana, G. A. B., & Sudiarta, I. K. (2025). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Shivering Pasca Operasi Di Ruang Operasi: Factors Associated with the Occurrence of Postoperative Shivering in the Operating Room. Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia, 2(1), 21–30. https://doi.org/10.55887/jaki.v2i1.67